Minggu, 26 Oktober 2014

Unik Tapi Nyata



Manusia itu makhluk yang paling sempurna, tapi bukan berarti Kita bisa hidup sendiri. manusia itu makhluk sosial yang mempunyai rasa kepedulian antar sesama, tidak mandang  status, agama, suku, jabatan, dll. Tapi terkadang manusia itu egois, melakukan apa yang ia sukai, pasti setiap orang pernah berpikir kalau “kebahagiaan itu kita yang ciptakan, bukan orang lain” dengan melakukan sesuatu hanya untuk dirinya sendiri, dan terkadang lupa dengan kewajibannya sebagai manusia. Terkadang sesuatu yang Kita “inginkan” belum tentu itu baik buat kita, yang kita “inginkan” bisa jadi sesungguhnya yang kita “tidak butuhkan”. Manusia itu makhluk yang tidak pernah mempunyai rasa puas, terus mengejar  apa yang inginkan, boleh saja mengejar sesuatu tapi ingat yang kita inginkan belum tentu kita butuhkan, tuhan memberikan sesuatu yang kita butuhkan, bukan yang kita inginkan, jika Tuhan memberikan semua yang kita inginkan, disaat itulah manusia menjadi tidak bersyukur.
 
gue akan cerita tentang awal masuk kuliah, awal dimana gue berstatus sebagai mahasiswa, awal dimana gue harus bersikap semakin dewasa. gue punya teman kenalan dia itu cowo, dan waktu itu gue berharap sekelas sama dia, tapi nyatanya harapan enggak sesuai sama yang kita harapkan, gue masuk di kelas R1D , kelas dimana gue bakal belajar, bertemu kawan baru, yang pasti gue belum tau sifatnya masing-masing.
Awal masuk gue masih merasa asing dengan wajah-wajah penuh derita :D wajah dengan penuh ketidakpastian, disaat itu gue setiap saat berkata dalam hati “ inikah kelasan gue? inikah R1D? ini temen-temen gue yang bakal belajar bersama gue sampe sarjana nanti?”. Perlahan tapi pasti, waktu demi waktu gue laluin bersama kawan baru, gue mulai terbuka berkawan dengan mereka, mulai terbiasa dengan mereka, karena mau gak mau, siap gak siap, gue pasti bakal berkawan sama dia, yaa semacam risalah ilahi gitu :D makin lama gue semakin mengenal satu persatu, gue mencoba lebih aktif dengan mengubah sikap gue dengan sikap yang jahil, agak bawel, bikin jengkel, rusuh, humoris, dll. padahal itu semua bukan sifat asli gue. Biar sikap itu mengubah gue menjadi lelaki yang dewasa. amiiin...

Kawan yang pertama kali gue kenal, yaitu teman-teman kelompok ya pastinya, mulai dari “Jheboy/Rysky” orang yang berpenampilan serem, menakutkan, yang padahal tuh hatinya barbie banget, setiap kata dibuatnya menjadi romantis.. “Rizal” dia itu bagi gue seperti Jimmy Neutron versi Indonesia yaa dengan jambul khatulistiwanyaa,dengan tingkah lakunya yang kadang suka salting. “Danang” orang yang dikelas itu menjadi kawan paling tua kedua di R1D, yang pertama itu “si pilot pesawat capung alisan uswatun ”. Danang tuh menurut gue baik yaa, solid, dan lebih paling gue hormatin yaaa dengan kepedeannyaa mungkin karena dia udah merasakan manis-getirnya ibukota, asam-garamnya ibukota, dia udah gak kaget dengan orang-orang seperti gue, tapi gue yang kaget punya kawan kaya dia, yang usianya jauh diatas gue,yaa tapi yang namanya “pendidikan” itu gak mengenal usia. “pendidikan” itu nomor satu yang harus bagi setiap manusia. ada lagi “Harun” dia itu menurut gue “Orang aceh yang terdampar dijakarta”, dengan bahasanya butuh keahlian khusus buat mengerti. Dan ada lagi wanitanya yaaa, kenapa gue sebut wanita? karena mereka semua berkerudung, terlalu kasar kalau gue panggil dengan sebutan cewe, wanitanya itu ada “Nurul alias Ochol”wanita perihatin, yang selalu galau setiap tahun, bulan, hari, jam, menit, detik. yang kalau ngobrol sama dia itu harus diselipkan kata romantis, bagi gue itu dia seperti mba-mba warteg, karena dia itu mirip banget mba-mba warteg dideket rumah, gue bisa bayangin gimana jadinya dia itu bener jadi mba-mba warteg, memakai daster, bersendal jepit warna-warni, berselendang lap meja warteg.

kalau kata anak gaul kalo cowo romantis dateng ke warteg itu, masuk ke warteg, lalu menghampri mba warteg dari belakang, lalu berkata “Hari ini kamu masak apa sayang??”gue berharap bisa gitu ke dia, tapi gue bisa nebak gimana responnyaaa.. *jangan dilanjutkan,pasti seterusnya ada yang marah :D * . Ada lagi wanita selanjutnya “Nuri” si ketua kelas yang koplak, koplak disini maksudnya frontal, frontal ketika ngobrol, cerita-cerita, curhat, nahan boker,dll :D . Selanjutnya “Niyar” bagi gue dia itu “ Queen of Confused” atau  “Ratunya Galau” , setiap hari galau , setiap apa yang dirasakan itu galau, seakan-akan dia itu pengen kasih tau anak-anak, “ WOY GUE GALAU LOH! GUE LAGI SEDIH NIH! BUTUH KASIH SAYANG! SEDIH MAH KALAU DICERITAIN!” setiap dia update status gue selalu berkata dalam hati “BODO AMAAAT! emang lu doang! gue jugaaaa” hahaha..*curcol*

Dosennya pun asik-asik yaa, walau ada juga beberapa dosen yang bikin bete dan ngantuk, yaa itulah UNINDRA dengan segala keunikan yang ada, secara tidak langsung, kita diajarkan untuk berani, lebih aktif, lebih pandai bersosialisasi.  ada yang baik bangeet, ada yang selalu bikin strees yang setiap minggu pasti ada PR, ada yang sensitif, ada yang bikin ngantuk yang seakan-akan dia itu ngajar pelajaran dongeng bawaannya ngantuuuuk.. ada yang bete bangeet bikin boring bangeeeeets..

yaaaa itulah UNINDRA dengan segala isinya, yang bagi gue itu semua adalah hal-hal yang membuat gue bahagia,  yang bagi gue “Kebahagiaan itu bisa kita dapatkan dimana aja dan kapan aja. dan gue semakin percaya bahwa tuhan itu memberikan yang kita butuhkan bukan yang kita inginkan.. terimakasih :D