Jumat, 23 Januari 2015

teman atau sahabat itu sama saja...

teman, adalah seseorang yang gak bisa lepas dari kehidupan kita sebagai makhluk sosial. Tapi dalam konteks yang lebih dekat teman bisa menjadi sahabat, sahabat disini adalah seseorang yang ada disaat sahabatnya membutuhkan, selalu ada walau tidak selalu bersama dan juga tidak selalu bertemu, dan mau melakukan hal yang gila sekalipun untuk membuat suasana lucu. Dan biasanya mau dia itu laki-laki, perempuan, laki-laki yang kaya perempuan, atau perempuan yang kaya laki-laki itu pasti membutuhkan yang namanya sahabat.

untuk laki-laki, sahabat yang selalu membantu disaat membutuhkan, dan sangat paling dekat yaitu teman rumah, walau jarang kumpul tapi masih bisa bertemu, walau hanya saling sapa "weey kamfret! kemana aja luu.. " atau "weeyy, utang lu kapan dibayar" dan percakapan true story lainnya. dan biasanya laki-laki itu solidaritasnya tinggi, dan itu yang gua rasakan bersama sahabat gua, yang mereka sebut Kanssas Family, walau agak sedikit alay dan agak jijay tapi itulah mereka, dengan umur yang berbeda-beda. sahabat bagi kaum laki-laki adalah hal yang tak boleh dilepaskan, sebenernya merekalah orang yang sayang dengan sahabatnya namun tidak selalu diucap rasa sayangnya. sahabat itu sayag walau tak pernah bilang.

untuk perempuan, sahabat adalah hal yang bisa menampung semua ceritanyaa sedih atau senang, baik atau buruk, burik atau burnok... tapi hal yang jengkel bagi laki-laki disaat bertemu gerombolan atau tumpukan perempaun itu adalah mereka bawel, kalo ngobrol itu kaya orang lagi pamer, "eh tau gak siiihhh.....!!" dan paling freak itu disaat mereka menjerit, gak tau juga menjerit diputusin, menjerit dikagetin, menjerit diputusin karena dikagetin. itu teriaknya sampe sampe orang lagi makan, rasanya pengen masukin aja itu makanannya ke  mulutnyaaa.. abis itu sembur cewe tadi.

ngomong tentang sahabat cewe, gua punya janji sama temen gua namanya Renate Aprillia, panggilannya mpo' eli .. cewe berketurunan pekayon, walau mukanya mirip orang orang padang, dia baik hati, tidak sombong, rajin menabung, cantik *bohong*, bodynya berbentuk I, cocok deh buat om-om. Lia itu teman lama gua sejak kelas 3 Mts dulu, pertama kenal dia itu gue lupa... tapi kenal bangetnya pass 1 SMK, satu sekolah sama gua, satu jurusan, dan satu kelas sama gua. sungguh selalu ikutin gua kayanya, dan saat dikelas dia itu menjabat sebagai seketaris, orang yang paling penting disuatu kelas, karena ditangan dia-lah yang mencatat absen murid.

Itu yang gua rasain disaat absen gua banyak banget, gua kelas 1 SMK untuk pertama kalinya memulai nakal, dan saat itulah peran LIA beraksi. Dia itu rewel banget sama gua kalo udah ngomongin absen, dan disaat itu mau nyetor absen perminggu dia itu selalu rewel ke gua, yaaa gua ngerti dia itu perhatian tapikaann.. dia itu bagi gua ibu tiri, karena kejaam, walau sebenernya baik siih.. absen gua yang banyak tapi dia tulis itu gak sebanyak aslinyaa, dia rela bohong demi guaa,, huhuhu.. *merasa aman*

tapi disaat naik kelas 2, gua dikasih peringatan, gua bakal gak naik kelas karena terhambat dengan nilai. Dan gua memutuskan untuk pindah sekolah, yaa alasan gua yang lain itu karena gak mau ngerepotin orang-orang yang udah baik sama gua karena ulah gua gini. Dan banyak yang respon menyesali keputusan guaa, yaa keputusan udah gua pilih dan mungkin terlambat buat ngerubahnya, yaa tinggal ikutin mainnya aja.. hal yang paling aneh dan gak bisa dilupain itu saat bersama satu kelas pergi berliburr.. walau hanya ke ancol-_- dan gua pasti ikut karena kapan lagi bisa ngerasain hal bersama kaya gini lagi. yaa tapi agak gak enak yaa soalnya gua disana menjadi mayat hidup, dikubur dalam pasir, dan yang gua rasain setelah ituu, kenapa gua polos banget yee.. kok mau aja disuruh.. tapi seru siihh...

setelah 2 tahun selepas itu kita semua lulus, lulus bareng walau beda sekolah, tapi gua tetep seneng kok, kangen dan bangga bisa menjadi teman dan murid smk 25 walau cuma satu tahun belajar keras disana. lambat laun semua wajah polos itu berubah menjadi wajah dewasa yang penuh dengan harapan, cita-cita, dan kebanggaan. rasa kangen itu pasti ada.

yang berlalu biarlah berlalu, rasa kangen pasti ada, tapi harus mengerti dengan keadaan. sesuatu yang berubah, belum tentu semuanya berubah, pasti ada sesuatu hal yang kecil yang kita tau dan kita yakini bahwa "dia tetap teman saya "
sekian dan Makaseeehhh... :D

Selasa, 20 Januari 2015

Dangdut dan segala makhluk yang ada didalamnya..



Fenomena goyangan itu sebenernya udah biasa bagi masyarakat Indonesia, khususnnya Dangdut. Karena itu sudah menjadi hal yang biasa kita dengar, dan kita tonton dalam sehari-hari, di tambah dengan banyaknya berita dan gosip lagu ataupun penyanyinya. Dengan begitu kita bias menyimpulkan bahwa menjadi penyanyi dangdut diindonesia itu mudah, cukup punya nama goyangan khas sendiri dan seksi ( yang pasti bukan laki-laki).

Dan liriknya pun mudah dan beragam kata yang menarik untuk diperdengarkannya. Gua akan bahas tentang penyanyi-penyanyinya.

Hanya dengan menyanyi “Sakitnya tuh disini” dia bisa terkenal…. “aku rapopo” juga terkenal… “ayo goyang dumang” malah lebih terkenal.. sebenernya mudah. Soal suara? Gampang.. tinggal di kasih effect.. effect chipmunk.. hahaha sudah bisa ketutup suaranya.

Dan goyangannya pun beragam, dari yang mainstream sampe yang extream. Yang mainstream itu goyang dumang, goyang bang jail, goyang mujair. Dan masih banyak goyangan peternakan lainnya.. :D. yang extream itu ada goyang ngebor, goyang gergaji, goyang itik, goyang oplosan. Goyang yks, goyang dahsyat, goyang inbox, goyang d’terong, dan masih banyak lagi goyang extream yang ada banyak di setiap program televisi.

Dan Dangdut sekarang sudah mengarah dengan adanya koplo, pasti selalu ada. Seperti sayur tanpa garam, kopi tanpa gula, dan aku tanpa kamu… *eaaaaaa *iyainajabiarcepet*

Takutnya itu menular ke lagu-lagu pop. Misalkan ada penyanyi dangdut ex yks diundang diacara musik dan disuruh nyanyi pop, dan gua rasa liriknya ada yang beda. Dangdut koplo itu identik dengan kata eaaaa’—eaaaa’ dan aweeeee’--aweee’. Dan mungkin kalo disuruh nyanyi lagu RAN- Dekat dihati, itu akan merubah kata dan arti dari liriknya.

Lirik sebenarnya 
Dering telponku membuat ku tersenyum dipagi hari, kau bercerita semalam kita bertemu dalam mimpi….

Yang dinyanyikan
Dering telponku membuat ku eaaa’ eaaa’  dipagi hari, kau bercerita semalam kita aweee’ aweee’ dalam mimpi..

Takutnya tuh penonton yang mendengarkan menjadi aneh. Manusia macam apa yang kalo ditelpon perasaannya jadi eaaa’ eaaaa’ , dan manusia jenis apa yang kalo bercerita kalo di mimpinya itu dia aweee’ aweee’. Itu berartikan dia lagi asssssssssssssssyudahlah jangan dipikirkan.
Bukan hanya penyanyinya dan programnya yang kena Dangdut Syndrome *itu buat sebutan penggila dangdut* penontonnya pun jadi korbannya juga, karena dari ikut itulah penghasilannya, yupss penonton alay = penonton bayaran, karena kalo gak ada bayarannya itu program gak bakal rameee.. “ada uang.. ada kami.. taka pa walau hanya nasi kotak..” yel-yel penonton bayaran.

Dan bayarannya itu beragam, ada yang bayarannya langsung dan tidak langsung, ada yang mahal dan ada yang murah. Ada yang dari 200ribu keatas, dan ada juga yang Cuma 10ribu, 20ribu sampe 100ribu, dan ada juga yang disawer Cuma 5ribu, mungkin ini bagi yang penonton amatir …

Dan masih banyak lagi hal-hal yang tabu untuk diperbincangkan.. *feni rose* dari fenomena dangdut ini. Dan seperti biasa, diakhir post biasanya gua memberikan quote menarik dan super syekaliii.. intinya adalah “ pasang telinga, pasang pinggul, karena lagu selalu di-play dimana saja. Waspadalah.. berjogetlah… “
Sekian dan Makaseeeehhh… :D

Jumat, 02 Januari 2015

IYAin aja biar cepet...



Sudah sekian lama gua gak nge-posting blog gua ini, dan alhasil gak keurus. Sebenernya ada banyak kata demi kata yang berputar diotak gua dan pengen gua posting tapi gua gak punya waktu untuk ituu.. hal lain juga disaat gue pengen nulis kata baris demi baris namun semua itu hilang atau istilahnya ploooong... tapi disaat gue ingin tidur, disaat gua gak bisa tiduurr dan disaat itulah khayalan berandayan gua kata demi kata muncul .. disaat mandi pun otak gua bisa merangkai kata, karena berdasarkan penelitian kamar mandi atau toilet ditempat itulah biasanya ide-ide kreatif mulai bermunculan.. mungkin... gua bakal berinisiatif .. ketika gua mau mandi, gua bakal membawa laptop atau selembar kertas.. dan biar seru ketika gua mulai menulis itu dikamar mandi gua bakal buat rekaman webcam disaat itu juga.. yaa mungkin ekpresinya itu yang dicarii.. yaaa ngen-den boker atau nge-den bau mungkiiinn.. ahahaha..  XD

SPJD PGRI, mata kuliah dimana mahasiswa dituntut untuk bisa berkomunikasi layaknya menjadi guru, satu persatu temen gua maju kedepan untuk berlatih menjadi guru, guru apa aja,, guru agama, guru biologi, guru ngaji, guru tari, guru menggurui pun boleehh .. :D

yang lucu itu, banyak yang memilih jalur aman, yaitu menjadi guru agama, yang materinya itu berasal dari buku,, dan cara aplikasinya pun tinggal mengikuti apa yang diajarkan disaat smp atau sma. lebih banyak memilih agama, gue curiga ini bukan fakultas bahasa indonesia, tapi fakultas bahasa arab,  atau filsafat.. atau filtrasi...atau.. filling in love you... #yeileeehh..

materi yang gua bawa disaat mata kuliah itu bukan menjadi guru, tapi jadi comic atau stand up comedia, dengan berdalih seperti motivator..  gua sebelumnya udah buat materi yang pas dibuat dibawain, mulai dari puisi berima A milik “Abdur Arsyad”, materi stand up “bekasi”, materi “pacaran ala orang indonesia”. tapi gua lebih memilih ke 4 materi, yaitu materi “apatis, mayoritas dan minoritas,  lomba agustusan, dan guru” semua gua rangkai menjadi bahan komedi, dan alhamdulillah wa syukurilah bersyukur padamu ya allah *sambil pake sorban* materi yang gua bawain berjalan dengan lancar, dengan mulus, semulus kulit cabe-cabean flyover *lah itu kasar, bentol-bentol, panuan, pecah-pecah* *iyainajabiarcepet:D*hahah

gua bercita jadi stand up comedia, tapi gua masih bingung untuk mencoba join dengan mereka, mereka disini UKM Stand up comedy unindra..yaapss kampus gua. gua masih plin-plan tentang mau join. karena itu perlu untuk membantu gua membuat materi yang lebih baik, seperti dalam organisasi itu saling membantu, Standupcomedy unindra, standupcomedyjakbar, mereka punya komunitas masing-masing, tapi kalo begitu, gua pernah stand up comeyd diacara temen gua, jadi bisa dianggap gua sebagai comic independen yaitu comic yang berjalan sendiri, tanpa partai tanpa dibantu,, #yeileehh..

ditahun 2015 ini semoga harapan gua bisa cepat-cepat terwujud, dan pesan moralnya adalah “ Jadi Jelek itu memang gak enak, dan sebaliknya” *iyainajabiarcepet*

Sekian dan Makaseeeehh.... XD