teman, adalah seseorang yang gak bisa lepas dari kehidupan kita
sebagai makhluk sosial. Tapi dalam konteks yang lebih dekat teman bisa
menjadi sahabat, sahabat disini adalah seseorang yang ada disaat
sahabatnya membutuhkan, selalu ada walau tidak selalu bersama dan juga
tidak selalu bertemu, dan mau melakukan hal yang gila sekalipun untuk
membuat suasana lucu. Dan biasanya mau dia itu laki-laki, perempuan,
laki-laki yang kaya perempuan, atau perempuan yang kaya laki-laki itu
pasti membutuhkan yang namanya sahabat.
untuk laki-laki,
sahabat yang selalu membantu disaat membutuhkan, dan sangat paling dekat
yaitu teman rumah, walau jarang kumpul tapi masih bisa bertemu, walau
hanya saling sapa "weey kamfret! kemana aja luu.. " atau "weeyy, utang
lu kapan dibayar" dan percakapan true story lainnya. dan biasanya
laki-laki itu solidaritasnya tinggi, dan itu yang gua rasakan bersama
sahabat gua, yang mereka sebut Kanssas Family, walau agak sedikit alay
dan agak jijay tapi itulah mereka, dengan umur yang berbeda-beda.
sahabat bagi kaum laki-laki adalah hal yang tak boleh dilepaskan,
sebenernya merekalah orang yang sayang dengan sahabatnya namun tidak
selalu diucap rasa sayangnya. sahabat itu sayag walau tak pernah bilang.
untuk
perempuan, sahabat adalah hal yang bisa menampung semua ceritanyaa
sedih atau senang, baik atau buruk, burik atau burnok... tapi hal yang
jengkel bagi laki-laki disaat bertemu gerombolan atau tumpukan perempaun
itu adalah mereka bawel, kalo ngobrol itu kaya orang lagi pamer, "eh
tau gak siiihhh.....!!" dan paling freak itu disaat mereka menjerit, gak
tau juga menjerit diputusin, menjerit dikagetin, menjerit diputusin
karena dikagetin. itu teriaknya sampe sampe orang lagi makan, rasanya
pengen masukin aja itu makanannya ke mulutnyaaa.. abis itu sembur cewe
tadi.
ngomong tentang sahabat cewe, gua punya janji sama temen
gua namanya Renate Aprillia, panggilannya mpo' eli .. cewe berketurunan
pekayon, walau mukanya mirip orang orang padang, dia baik hati, tidak
sombong, rajin menabung, cantik *bohong*, bodynya berbentuk I, cocok deh
buat om-om. Lia itu teman lama gua sejak kelas 3 Mts dulu, pertama
kenal dia itu gue lupa... tapi kenal bangetnya pass 1 SMK, satu sekolah
sama gua, satu jurusan, dan satu kelas sama gua. sungguh selalu ikutin
gua kayanya, dan saat dikelas dia itu menjabat sebagai seketaris, orang
yang paling penting disuatu kelas, karena ditangan dia-lah yang mencatat
absen murid.
Itu yang gua rasain disaat absen gua banyak
banget, gua kelas 1 SMK untuk pertama kalinya memulai nakal, dan saat
itulah peran LIA beraksi. Dia itu rewel banget sama gua kalo udah
ngomongin absen, dan disaat itu mau nyetor absen perminggu dia itu
selalu rewel ke gua, yaaa gua ngerti dia itu perhatian tapikaann.. dia
itu bagi gua ibu tiri, karena kejaam, walau sebenernya baik siih.. absen
gua yang banyak tapi dia tulis itu gak sebanyak aslinyaa, dia rela
bohong demi guaa,, huhuhu.. *merasa aman*
tapi disaat naik
kelas 2, gua dikasih peringatan, gua bakal gak naik kelas karena
terhambat dengan nilai. Dan gua memutuskan untuk pindah sekolah, yaa
alasan gua yang lain itu karena gak mau ngerepotin orang-orang yang udah
baik sama gua karena ulah gua gini. Dan banyak yang respon menyesali
keputusan guaa, yaa keputusan udah gua pilih dan mungkin terlambat buat
ngerubahnya, yaa tinggal ikutin mainnya aja.. hal yang paling aneh dan
gak bisa dilupain itu saat bersama satu kelas pergi berliburr.. walau
hanya ke ancol-_- dan gua pasti ikut karena kapan lagi bisa ngerasain
hal bersama kaya gini lagi. yaa tapi agak gak enak yaa soalnya gua
disana menjadi mayat hidup, dikubur dalam pasir, dan yang gua rasain
setelah ituu, kenapa gua polos banget yee.. kok mau aja disuruh.. tapi
seru siihh...
setelah 2 tahun selepas itu kita semua lulus,
lulus bareng walau beda sekolah, tapi gua tetep seneng kok, kangen dan
bangga bisa menjadi teman dan murid smk 25 walau cuma satu tahun belajar
keras disana. lambat laun semua wajah polos itu berubah menjadi wajah
dewasa yang penuh dengan harapan, cita-cita, dan kebanggaan. rasa kangen
itu pasti ada.
yang berlalu biarlah berlalu, rasa kangen pasti
ada, tapi harus mengerti dengan keadaan. sesuatu yang berubah, belum
tentu semuanya berubah, pasti ada sesuatu hal yang kecil yang kita tau
dan kita yakini bahwa "dia tetap teman saya "
sekian dan Makaseeehhh... :D
Jumat, 23 Januari 2015
Selasa, 20 Januari 2015
Dangdut dan segala makhluk yang ada didalamnya..
Fenomena goyangan itu sebenernya udah biasa bagi masyarakat
Indonesia, khususnnya Dangdut. Karena itu sudah menjadi hal yang biasa kita
dengar, dan kita tonton dalam sehari-hari, di tambah dengan banyaknya berita
dan gosip lagu ataupun penyanyinya. Dengan begitu kita bias menyimpulkan bahwa
menjadi penyanyi dangdut diindonesia itu mudah, cukup punya nama goyangan khas
sendiri dan seksi ( yang pasti bukan laki-laki).
Dan liriknya pun mudah dan beragam kata yang menarik untuk
diperdengarkannya. Gua akan bahas tentang penyanyi-penyanyinya.
Hanya dengan menyanyi “Sakitnya tuh disini” dia bisa terkenal….
“aku rapopo” juga terkenal… “ayo goyang dumang” malah lebih terkenal..
sebenernya mudah. Soal suara? Gampang.. tinggal di kasih effect.. effect
chipmunk.. hahaha sudah bisa ketutup suaranya.
Dan goyangannya pun beragam, dari yang mainstream sampe yang
extream. Yang mainstream itu goyang dumang, goyang bang jail, goyang mujair.
Dan masih banyak goyangan peternakan lainnya.. :D. yang extream itu ada goyang
ngebor, goyang gergaji, goyang itik, goyang oplosan. Goyang yks, goyang
dahsyat, goyang inbox, goyang d’terong, dan masih banyak lagi goyang extream
yang ada banyak di setiap program televisi.
Dan Dangdut sekarang sudah mengarah dengan adanya koplo,
pasti selalu ada. Seperti sayur tanpa garam, kopi tanpa gula, dan aku tanpa
kamu… *eaaaaaa *iyainajabiarcepet*
Takutnya itu menular ke lagu-lagu pop. Misalkan ada penyanyi
dangdut ex yks diundang diacara musik dan disuruh nyanyi pop, dan gua rasa
liriknya ada yang beda. Dangdut koplo itu identik dengan kata eaaaa’—eaaaa’ dan aweeeee’--aweee’. Dan mungkin kalo disuruh nyanyi lagu RAN- Dekat
dihati, itu akan merubah kata dan arti dari liriknya.
Lirik sebenarnya
Dering telponku
membuat ku tersenyum dipagi hari, kau bercerita semalam kita bertemu dalam
mimpi….
Yang dinyanyikan
Dering telponku
membuat ku eaaa’ eaaa’ dipagi hari, kau bercerita semalam kita aweee’
aweee’ dalam mimpi..
Takutnya tuh penonton yang mendengarkan menjadi aneh.
Manusia macam apa yang kalo ditelpon perasaannya jadi eaaa’ eaaaa’ , dan manusia jenis apa yang kalo bercerita kalo di
mimpinya itu dia aweee’ aweee’. Itu
berartikan dia lagi asssssssssssssssyudahlah jangan dipikirkan.
Bukan hanya penyanyinya dan programnya yang kena Dangdut Syndrome *itu buat sebutan
penggila dangdut* penontonnya pun jadi korbannya juga, karena dari ikut itulah
penghasilannya, yupss penonton alay = penonton bayaran, karena kalo gak ada
bayarannya itu program gak bakal rameee.. “ada uang.. ada kami.. taka pa walau
hanya nasi kotak..” yel-yel penonton bayaran.
Dan bayarannya itu beragam, ada yang bayarannya langsung dan
tidak langsung, ada yang mahal dan ada yang murah. Ada yang dari 200ribu
keatas, dan ada juga yang Cuma 10ribu, 20ribu sampe 100ribu, dan ada juga yang
disawer Cuma 5ribu, mungkin ini bagi yang penonton amatir …
Dan masih banyak lagi hal-hal yang tabu untuk
diperbincangkan.. *feni rose* dari fenomena dangdut ini. Dan seperti biasa,
diakhir post biasanya gua memberikan quote
menarik dan super syekaliii.. intinya adalah “ pasang telinga, pasang pinggul,
karena lagu selalu di-play dimana saja. Waspadalah.. berjogetlah… “
Sekian dan Makaseeeehhh… :D
Jumat, 02 Januari 2015
IYAin aja biar cepet...
Sudah sekian lama gua gak nge-posting blog gua ini, dan
alhasil gak keurus. Sebenernya ada banyak kata demi kata yang berputar diotak
gua dan pengen gua posting tapi gua gak punya waktu untuk ituu.. hal lain juga
disaat gue pengen nulis kata baris demi baris namun semua itu hilang atau
istilahnya ploooong... tapi disaat gue ingin tidur, disaat gua gak bisa tiduurr
dan disaat itulah khayalan berandayan gua kata demi kata muncul .. disaat mandi
pun otak gua bisa merangkai kata, karena berdasarkan penelitian kamar mandi
atau toilet ditempat itulah biasanya ide-ide kreatif mulai bermunculan..
mungkin... gua bakal berinisiatif .. ketika gua mau mandi, gua bakal membawa
laptop atau selembar kertas.. dan biar seru ketika gua mulai menulis itu
dikamar mandi gua bakal buat rekaman webcam disaat itu juga.. yaa mungkin
ekpresinya itu yang dicarii.. yaaa ngen-den boker atau nge-den bau mungkiiinn..
ahahaha.. XD
SPJD PGRI, mata kuliah dimana mahasiswa dituntut untuk bisa
berkomunikasi layaknya menjadi guru, satu persatu temen gua maju kedepan untuk
berlatih menjadi guru, guru apa aja,, guru agama, guru biologi, guru ngaji,
guru tari, guru menggurui pun boleehh .. :D
yang lucu itu, banyak yang memilih jalur aman, yaitu menjadi
guru agama, yang materinya itu berasal dari buku,, dan cara aplikasinya pun
tinggal mengikuti apa yang diajarkan disaat smp atau sma. lebih banyak memilih
agama, gue curiga ini bukan fakultas bahasa indonesia, tapi fakultas bahasa arab,
atau filsafat.. atau filtrasi...atau..
filling in love you... #yeileeehh..
materi yang gua bawa disaat mata kuliah itu bukan menjadi
guru, tapi jadi comic atau stand up comedia, dengan berdalih seperti
motivator.. gua sebelumnya udah buat
materi yang pas dibuat dibawain, mulai dari puisi berima A milik “Abdur Arsyad”,
materi stand up “bekasi”, materi “pacaran ala orang indonesia”. tapi gua lebih
memilih ke 4 materi, yaitu materi “apatis, mayoritas dan minoritas, lomba agustusan, dan guru” semua gua rangkai
menjadi bahan komedi, dan alhamdulillah
wa syukurilah bersyukur padamu ya allah *sambil pake sorban* materi yang
gua bawain berjalan dengan lancar, dengan mulus, semulus kulit cabe-cabean
flyover *lah itu kasar, bentol-bentol, panuan, pecah-pecah*
*iyainajabiarcepet:D*hahah
gua bercita jadi stand up comedia, tapi gua masih bingung
untuk mencoba join dengan mereka, mereka disini UKM Stand up comedy
unindra..yaapss kampus gua. gua masih plin-plan tentang mau join. karena itu
perlu untuk membantu gua membuat materi yang lebih baik, seperti dalam
organisasi itu saling membantu, Standupcomedy unindra, standupcomedyjakbar,
mereka punya komunitas masing-masing, tapi kalo begitu, gua pernah stand up
comeyd diacara temen gua, jadi bisa dianggap gua sebagai comic independen yaitu
comic yang berjalan sendiri, tanpa partai tanpa dibantu,, #yeileehh..
ditahun 2015 ini semoga harapan gua bisa cepat-cepat
terwujud, dan pesan moralnya adalah “ Jadi Jelek itu memang gak enak, dan
sebaliknya” *iyainajabiarcepet*
Sekian dan Makaseeeehh.... XD
Langganan:
Komentar (Atom)